Saturday, 5 November 2016

coretan

POLITIK=SIASAH

SEJAK dulu saya ini tidak berapa suka bicara soal agama sebab bukan kepakaran saya dan lagi saya tak berani mengatakan yang haram jadi halal dan yang halal jadi haram sebab dalam agama hanya fakta dan tidak main putar alam macam sastera, politik dan sebagainya.

Kalau saya katakan yang haram itu halal dan kemudian yang mendengar mengamalkannya maka sayalah yang tanggung dosa dan itu sebab saya lebih banyak diam banding bicara tetapi saya akan terus membaca ribuan buku mengenai agama yang terletak di perpustakaan saya sendiri di sebuah rumah khas untuk librari sahaja.

Saya selalu menyatakan bahawa " kamu dengan agama kamu dan kami dengan agama kami" jika ada yang tidak ngam atau beda antara dua agama maka kita kembali kepada ayat tadi dan itu saja penyelesainya kesan agama tidak boleh dibahas bincang jika ikut emosi sebab itu pandangan dan kepercayaan masing2 dan sukar dirubah kecuali mendapat hidayah dari Allah.

Saya selalu saja ke add kepada grup agama dan saya selalu menolak sebab khuatir pandangan saya nantinya bertentangan dan tidak ingin mencari sengketa dan lagi pula saya banyak sangat yang harus saya tulis banding berhujah dengan hal-hal yang sukar diselesaikan alias remeh temeh.

Selalu saya katakan jangan add saya ke grup agama dan ada pula yang kata "biarkan saja"/kata admin tetapi bila saya bicara tentang siasah atau politik cara nabi seperti saranan jangan bohong, menipu atau fitnah maka saya dikatakan berpolitik sedang itulah ajaran agama dan ini kena faham bagai mana perjuangan yang dilakukan oleh ahli2 sunah terdiri dari sobat2 nabi dan orang2 yang mengikut mereka hingga ke hari kiamat.

Barangkali kita harus juga meneliti bila saja Nabi wafat berlaku salah faham antara golongan Muhajirin dan Ansar mahu melantik siapa yang layak jadi pemimpin. Barangkali sejarah itu baik dikaji dan dibicarakan dan di sini bukan tempatnya untuk saya memperkatakan hal itu secara terperinci.

Nah, kala itulah fitnah menjadi-jadi terutama kepada khalifah ke-3 namanya Sayyidina Ithman bin Affan sama sepertinya Khalifah Ali r.a kesan Abdullah bin Saba dan isu fitnah itu berlanjutan.

Nah, bila saya membicarakan sejarah ini, lalu saya pula dinasihati jangan berpolitik sedang politik itu saya bertanggungjawab menjelaskan soal SIASAH yang sama maksudnya dengan bahasa politik itu, cuma politik masa kini banyak sangat bobrok kesan sikap manusia akhir zaman yang membawanya ke dunia penuh muslihat dinamakan strategi untuk menang pilihanraya.

Saya usaha membuka minda dan mahu yang membaca melihat lebih jauh dan jangan menyempitkan definasi politik itu hanyalah soal election, pemilihan calon, mengundi dan menentukan siapa bakal duduki kerusi ketua menteri dan kerana itu yang lebih penting bagi saya ialah pengisian dunia politik itu secara melebar dan itu mesti difahami oleh semua orang agar tidak tersalah tafsir.

Kesan pemikiran kita dihantui oleh perkataan POLITIK yang di dalamnya ada setan, maka binasalah semua orang yang usaha mentafsir maknanya dan ini tidak boleh dibiar.

Rasanya Nabi juga pernah meninggalkan Mekah kesan yang di sana ia rasa sukar dididik dan ia hijrah ke Medinah dan di Medinah ia disambut dan diangkat jadi pemimpin di sana.

Sesudah itu keadaan di Mekah reda sedikit, maka barulah Nabi kembali ke Mekah untuk memimpin mereka yang di sana hingga cahaya Islam itu menyebar lebar ke seluruh dunia dengan sikap2 dan yang menjadi contoh kepadanya setelah Nabi tunjukkan dunia siasah itu dengan baik kepada semua hamba Allah tanpa mengira apa agama, warna kulit dan bangsanya.

Saya mohon maaf kala minggu lalu saya katakan ingin keluar dari grup berkenaan tetapi admin kata jangan dan saya rasa berulang2 saya katakan dan hari ini saya terpaksa meninggalkan dan teman-teman yang saya bawa bersama ada yang tidak senang terpaksa saya keluarkan dan tinggalkan yang lain di sana dan diucap selamat maju jaya.

Tetapi admin asal mahukan saya kembali ke sana kesan ia sendiri juga tidak tahu yang saya kena remove dan saya pesan "janganlah" biarkan mereka saja di sana berbicara apa mahunya mereka dan biarkan di bawah tempurung yang asyik dengan dunia tempurungnya dan suatu waktu akan keluar juga sambil menyatakan di luar tempurung ada dunia yang lagi besar banding bawah tempurung itu sendiri.

Selamat maju jaya saudaraku!

abegiegi
5 Nov, 2016